Berita MotoGP Terkini : Usai Aksi Tekan Rem Pembalap Lawan, Romano Fenati Didepak Timnya

Setelah kejadian aksi tekan rem yang dilakukan Romano Fenati menjadi sebuah permasalahan dan tragedi pada dirinya sendiri. Berita MotoGP Terkini

Berita Goal Indonesia – Kali ini datang dari berita MotoGP terkini, sebuah kejadian yang tak disangka-sangka telah dilakukan pembalap Marinelli Snipers Team. Sebelumnya pembalap Romano Fenati dahulu adalah pembalap didikan dari Tim SKY Racing Team VR46 yang dikelola oleh Valentino Rossi. Tetapi Fenati telah dipecat dari tim SKY Racing Team VR46 dikarenakan telah dianggap melakukan tindak kekerasan kepada kru.

Crew beritagoalindonesia kali ini merangkum berita terkini ‘Berita MotoGP Terkini : Romano Fenati Didepak Timnya‘. Berita hari ini yang pastinya terbaru dan terhangat, kami persembahkan untuk sahabat sejati Beritagoalindonesia.

Dengan mengumpulkan semua berita Olahraga baik di kancah Dalam Negeri maupun International yang pastinya sudah di tunggu oleh para pembaca yang baik hati tentunya. Tim beritagoalindonesia menyajikan berita yang terpercaya, terkini dengan dikutip dari beberapa informasi Penyedia Jasa Goal Recommended pastinya.

Baca juga : Prediksi Portugal vs Italia UEFA Nations League 11/09/2018

Berita Goal Indonesia Terkini – Berita MotoGP Terkini : Romano Fenati Didepak Timnya

Tidak hanya didiskualifikasi dari Moto2 San Marino dan diskors dua balapan, Romano Fenati kini juga telah didepak dari timnya dikarenakan aksi tekan rem yang dilakukan terhadap motor pembalap lawan.

Fenati langsung mendapatkan sorotan dan kritikan tajam saat di lintasan Misano, setelah dia melakukan aksi menekan rem tangan Stefano Manzi. Padahal saat itu keduanya sedang memacu motornya di trek lurus.

Berita Goal Indonesia Terkini – Berita MotoGP Terkini : Komentar Pedas didapat Romano Fenati

Sebelum hukuman buat Fenati dijatuhkan, ketiga rider MotoGP yang naik podium sempat dimintai pendapatnya mengenai insiden dalam balapan di kelas Moto2 itu. Crutchlow berkomentar keras dan lantang.

“Saya pikir ia semestinya tak diperbolehkan balapan lagi di atas motor. Ia mestinya disuruh jalan kaki balik ke garasi dan timnya seharusnya langsung mendepaknya,” ucap Crutchlow seperti dikutip Crash.net.

Baca juga : Hasil UEFA Nations League, Belanda Takluk 1-2 oleh Prancis

“Anda tak boleh bertindak seperti itu kepada pembalap motor lainnya. Kami ini sudah mempertaruhkan nyawa dan senggolan adalah hal lazim dalam balapan. Tapi tindakan menekan rem rider lain di trek lurus membuatnya layak langsung disanksi seumur hidup,” katanya.

Pendapat Marc Marquez, yang finis kedua di MotoGP San Marino, tidak sekeras Crutchlow. Tapi ia tetap merasa Fenati harus dihukum seberat-beratnya agar hal serupa tak terjadi di masa depan.

“Keputusan di tangan Race Direction dan mereka harus memahami situasi sepenuhnya. Mereka harus memberi sanksi agar rider lain tidak coba-coba melakukan hal serupa,” katanya.

Sementara Andrea Dovizioso yang merebut kemenangan di MotoGP San Marino tampak tidak habis pikir dengan tindakan sembrono Fenati. “Yang dilakukannya buruk sekali dan wajar saja muncul black flag. Apa pun alasannya, Anda tak boleh melakukannya.”

Sebelum insiden tekan rem tangan, Manzi terlebih dulu sempat menyenggol Fenati keluar lintasan dalam balapan. Ada dugaan Fenati, yang dulu didepak akademi VR46 milik Valentino Rossi karena masalah perilaku, memang ingin balas dendam ke Manzi.

Baca juga : Berita Goal Indonesia Dengan Klasemen Liga Terlengkap 2018/2019

Berita Goal Indonesi Terkini – Berita MotoGP Terkini : Diputuskannya Kontrak Romano Fenati Secara Langsung

Pada prosesnya, pembalap Italia berusia 22 tahun tersebut juga langsung didepak oleh timnya, Marinelli Snipers Team. Kontrak Fenati mendadak diputus di tengah jalan.

“Kami dapat menjelaskan bahwa sejak saat ini Marinelli Snipers Team memutus kontrak rider Romano Fenati atas perilakunya yang tak sportif, berbahaya, dan mencederai citra semua pihak,” kata pernyataan tim itu seperti dikutip Crash.net.

“Dengan penyesalan luar biasa, kami sudah menyadari bahwa tindakannya yang tak bertanggung jawab itu membahayakan jiwa rider lain dan sama sekali tidak dapat dimaafkan. Rider itu, sejak saat ini, tidak akan lagi berpartisipasi dalam balapan dengan tim Marinelli Snipers.”

Baca juga : Mourinho Kehilangan Karakter Pemimpin di MU, Ucap Terry

“Tim ini, Marinelli Cucine, Rivacold, dan seluruh sponsor lain, dan juga orang-orang yang senantiasa mendukung dirinya, memohon maaf kepada seluruh fans Kejuaraan Dunia Grand Prix,” tutur tim Marinelli Snipers.

Sebelum kejadian tekan rem ini, Fenati sudah bersepakat dengan MV Agusta untuk lanjut di Moto2 dalam sebuah proyek baru bersama tim Forward Racing musim depan. Buntut insiden di Misano membuat kesepakatan itu jadi tanda tanya, sebagaimana dikatakan bos MV Agusta Giovanni Castiglioni lewat sebuah posting di Instagram.

“Sehubungan dengan kontraknya sebagai rider MV Agusta Moto2 musim depan, saya akan berusaha sekuat tenaga agar hal itu tidak terwujud. Itu tak akan terwujud, ia tak mencerminkan nilai-nilai pabrikan kami,” katanya.

Jasa Bola Sportsbook WinningFT

Sports

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *