Milla Secara Resmi Berhenti Menangani Timnas Indonesia

Berita Goal Indonesia – Spanyol – Luis Milla akhirnya secara resmi dipastikan tidak lagi menangani timnas Indonesia. Lewat pesan perpisahannya, Milla mengkritik manajemen dan juga pimpinan PSSI.

Pengumuman pesan perpisahan ini keluar tak lama menyusul setelah PSSI mengangkat Bima Sakti sebagai pelatih timnas Indonesia, Minggu (21/10/2018).

Kontrak sang pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut memang sudah habis selepas memimpin Indonesia di Asian Games 2018 lalu. Sejak saat itu pertanyaan tentang masa depan sang pelatih di Indonesia terus muncul.

Baca Juga : Jadwal AFC U19 Championship Fase Grup

View this post on Instagram

Today is not an easy day for me, since I will not continue as a coach in Indonesia. A project of more than a year and a half has come to an end, where despite the poor management, constant breaking of the contract and low professionalism of the leaders, over the last ten months, I leave with the feeling of having done a good job. . Indonesia will always be my second homeland, as I appreciate how well the Town has treated my wife, my assistants and myself. I would like to thank all my Staff their support and all the hard and professional work done, especially to BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR, ARMIN, ALI, MANU, IPANG and UCCI. It has been a pleasure working with all of you! . Finally, I don´t want to say goodbye without a special mention to the players, who have shown commitment, modesty and the will to improve with an excellent attitude at all times. . I will never forget You and you will always be in my heart. Remember you have a friend in Spain for whatever. THANKS Indonesia! 🇮🇩 . . . Hoy es un día triste para mí, ya que no voy a continuar como Seleccionador de Indonesia. Termina un proyecto de más de un año y medio, donde a pesar de la mala gestión, incumplimiento constante del contrato y poca profesionalidad de los dirigentes en estos últimos diez meses, me quedo con la sensación de haber hecho un buen trabajo y sintiendo que Indonesia será mi segunda casa, por cómo nos ha tratado el pueblo de Indonesia tanto a mí, como a mi mujer y a mis ayudantes. . Quería agradecer a todo mi staff la ayuda, el trabajo bien hecho y profesional empezando por BIMA, BAYU, DOCTOR PAPI, SR. ENRI, SUDIR ARMIN, ALI, MANU, IPANG y UCCI. Ha sido un enorme placer haber trabajado con vosotros. . Por último, despedirme de los verdaderos protagonistas, los jugadores, que habéis demostrado en todo momento vuestro compromiso, humildad y ganas de mejorar, con una actitud ejemplar. Nunca os olvidaré y siempre estaréis en mi corazón. En España tenéis un amigo para lo que necesitéis. . GRACIAS DE CORAZÓN Indonesia! 🇮🇩 . Sampai jumpa iagi. Terima Kasih atas dedikasi dan waktunya Selena ini.

A post shared by Luis Milla (@luismillacoach) on

Banyak isu seputar soal nasib Luis Milla pasca Asian Games. Mulai dari PSSI yang telat membayar gaji sehingga dia enggan untuk meneken kontrak baru, lalu muncul klaim sepihak dari PSSI soal kesediaan Milla lanjut sebagai pelatih timnas.

Beberapa jam setelah kepastian diangkatnya Bima Sakti, Milla mengunggah sebuah surat terbuka berupa salam perpisahan sekaligus kritik kepada PSSI yang dinilai memperlakukannya dengan kurang baik.

“Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tak lagi melanjutkan karier melatih di Indonesia. Proyek satu setengah tahun ini telah berakhir,” ujarnya pada akun Instagram pribadi @luismillacoach.

“Terlepas dari manajemen yang buruk, pelanggaran kontrak yang terus terjadi, dan ketidakprofesionalan para pemimpin selama 10 bulan terakhir, saya pergi dengan meninggalkan hasil pekerjaan yang bagus,” lanjut dia.

Jasa Bola Sportsbook SSports

 

Internasional, popular

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *