Jerman Kalah Joachim Low Kemungkinan Mundur

BERITA GOAL INDONESIA – Die Mannschaft harus angkat koper setelah takluk 0-2 dari Korea Selatan pada matchday terakhir Grup F Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Rabu (27/6/2018). Pelatih Jerman, Joachim Low, merasa telah kehilangan “semua yang telah dibangun”. Dan dia  juga mengungkapkan kekecewaan besarnya atas kegagalan yang tak pernah diderita Jerman sejak 1938 tersebut.

Dua gol Korea Selatan melalui Kim Young-gwon dan Son Heung-min sukses mengunci kemenangan bersejarah bagi wakil Asia, yang berarti juara bertahan harus menutup kampanye tahun ini sebagai juru kunci Grup F.

Jerman hanya sanggup meraih tiga poin dari tiga pertandingan. Satu-satunya kemenangan tersebut datang ketika mengalahkan Swedia berkat gol telat Toni Kroos, setelah sebelumnya dibekuk Meksiko.

Joachim Low mengakui bahwa Jerman tak cukup bagus untuk bisa menembus fase gugur Piala Dunia 2018 selepas tersingkir di babak grup. Dan dia mengaku perlu bertanya pada diri sendiri apa yang salah dalam pertandingan hari ini. Yang pasti, dia menyatakan bertanggung jawab dalam kekalahan ini.

Dia juga enggan mengomentari masa depannya sebagai pelatih Die Mannschaft. Pelatih berusia 58 tahun itu mengatakan terlalu dini untuk membahas statusnya sebagai pelatih Jerman pada kualifikasi Euro 2020 yang akan dimulai akhir tahun ini.

”Kami minta maaf. Saya butuh beberapa jam untuk melihat dengan jelas. Ada kekecewaan mendalam di diri saya,” ungkap Loew, dikutip dari Sky Sports

Dan Low pun membuka kemungkinan untuk menutup 12 tahun kariernya sebagai pelatih Jerman setelah mencatatkan pencapaian terburuk negaranya di Piala Dunia sejak 1938.

“Saya tak bisa membayangkan ini. Saya sebelumnya optimistis, saya butuh waktu untuk sekarang untuk berpikir.”

Low juga menolak untuk mencari pembelaan atas kegagalan pasukannya dan justru menyebut Jerman memang tak cukup bagus melakukan tugas seperti Swedia dan Meksiko yang lolos.

“Saat ini sulit untuk menjelaskannya (mengapa kami tersingkir). Kekecewaan kami karena tersingkir sangatlah besar,” lanjut Low.

“Kami tidak layak memenangkan Piala Dunia lagi, kami tak layak untuk melaju ke fase 16 besar.”

“Tim kami dalam laga ini kehilangan kemudahan bermain dan kekaguman yang bisa kami tampilkan. Juga dinamisme yang menyebabkan tak adanya peluang mencetak gol, jadi kami layak tersingkir.”

Piala Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *