Bangga Dan Haru Meliputi Surat Marchisio Seusai Hengkang Dari Juventus

Claudio Marchisio menulis surat terbuka untuk fans Juventus setelah ia memutuskan meninggalkan Bianconeri.

Berita Goal IndonesiaClaudio Marchisio menuliskan surat terbuka yang ditujukan kepada suporter Juventus. Surat Marchisio ini berisikan tentang dimana dia merasa bangga telah tumbuh bersama Juve sejak dini dan akan selalu menjadi bagian dari Juve.

Crew beritagoalindonesia kali ini merangkum berita terkini ‘Bangga Dan Haru Meliputi Surat Marchisio Seusai Hengkang Dari Juventus‘. Berita hari ini yang pastinya terbaru dan terhangat, kami persembahkan untuk sahabat sejati pecinta sepakbola.

Dengan mengumpulkan semua berita Olahraga baik di kancah Dalam Negeri maupun International yang pastinya sudah di tunggu oleh para pembaca yang baik hati tentunya. Tim beritagoalindonesia menyajikan berita yang terpercaya, terkini dengan dikutip dari beberapa informasi Jasa goal terpercaya pastinya.

Marchisio berperan sebagai gelandang yang kini sudah berusia 32 tahun, dia sekarang adalah pemain berstatus tanpa klub setelah memutus kontraknya bersama Juventus. Marchisio mengakhiri hubungan kerja samanya dengan Bianconeri yang sudah berlangsung sejak lama saat dia membela tim junior pada 1993.

Sampai sekarang Marchisio belum diketahui akan berlabuh ke tim mana, untuk melanjutkan kariernya. Namun beredar kabar tentangnya bahwa Marchisio akan berlabuh ke klub Ligue 1 AS Monaco.

Baca juga : Lionel Messi Sementara Istirahat Dari Timnas Argentina

Selama Marchisio berkarier bersama Juventus, ia telah meraih tujuh medali juara Serie A, empat Coppa Italia, dan liga Piala Super Italia. Memilih hengkang dari Juve, Marchisio membuat surat perpisahan dengan suporter tercinta yang selama ia berkarier selalu menemani dengan setia. Surat ini sekaligus sebagai surat perpisahan dan terimakasihnya kepada Bianconeri.

Bangga Dan Haru Meliputi Surat Marchisio Saat Hengkang Dari Juventus

Berita Goal Indonesia, Berikut Surat Marchisio Tujukan Kepada Suporter Juventus

Aku menghabiskan 25 tahun terakhir hidupku membayangkan apa yang ingin kucapai dan mimpi yang ingin kucapai bersama Juventus, tapi tidak ada satupun momen seperti saat ini.

Terlepas dari langkah profesional apa yang akan kuambil atau sebaliknya, akan salah bagiku kalau menyembunyikan bahwa hati dan DNA-ku hanya memiliki dua warna (Juventus). Aku mengenakan seragam Juventus untuk pertama kali saat berusia tujuh tahun, dan sejak saat itu aku tidak melepaskannya, bahkan tidak sedetikpun.

“Aku tumbuh dengan filosofi ini dan aku hanya mencoba meresapinya lalu menjadi dutanya, baik di atas lapangan atau pun di luar lapangan setiap hari. Dikatakan bahwa di Juventus ‘kemenangan tidaklah penting, melainkan satu-satunya hal yang diperhitungkan. Di belakang kalimat ini, yang sangat disukai oleh fans (ya karena bahkan sepertinya mustahil seperti aku sekarang ini) dikatakan oleh Presiden Giampiero Boniperti, ada arti terdalam kehidupkan kita.”

“Menang tidaklah penting, kemenangan adalah perkaranya. Ketika Anda tumbuh, ketika mimpi Anda hampir menjadi nyata, Anda tidak membiarkan hal itu memasuki pikiran Anda. Anda bekerja keras dalam bayang-bayang idola Anda selamanya dan memberikan kemampuan terbaik Anda untuk seragam Anda, karena sekalinya terjahit untukku, sama artinya dengan kebanggaan, kegembiraan, dan tanggung jawab.”

Baca juga : Antusiasme Pendukung Timnas Indonesia U-23 Lengkap Dengan Jadwal Pertandingan

Kemenangan tidaklah penting, kemenangan adalah perkaranya. Ketika idola-idola itu menjadi rekan setim Anda, Anda harus menjadi lebih kuat daripada kaki-kaki yang gemetaran saat memikirkan memasuki sebuah lapangan pertandingan. Del Piero, Nedved, Buffon, Trezeguet, Camoranesi, dan lain-lain karena semua orang tahu, menghormati kaus mereka, Anda harus melakukan bagian Anda. Ini tidak hanya berlaku para pemain, tapi juga untuk setiap suporter. Juventus juara karena mereka yang terbaik di dalam maupun luar lapangan.

Kemenangan tidaklah penting, kemenangan adalah perkaranya. Ketika Anda menyimpan komitmen kepada diri sendiri untuk melakukan apapun agar tidak mengecewakan fans, pihak yang paling setia, tulus dan terbaik di dunia.

Ketika Anda menyadari bahwa hidup Anda sudah berlangsung selama 25 tahun dan tiba-tiba menjadi bagian di dalamnya, hanya ada satu cara untuk terus juara dan mengetahuinya dengan cara apapun, aku tidak akan kehilangan apapun karena itu akan selalu menjadi bagian dari diriku dan aku selalu menjadi bagian darinya, di manapun aku berada. Dengan cinta selamanya, Claudio.

“Penyedia Jasa Goal Recommended”

 

Liga Italia, Serba-Serbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *