Jurgen Klopp Katakan Tidak Untuk Jadi Yang Kedua

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp Bosan Untuk Jadi Yang Kedua.

Berita Goal Indonesia – Sejak awal dimulainya menahkodai Liverpool di Liga Inggris, Jurgen Klopp pada kariernya telah beberapa kali menyelesaikan turnamen sebagai runner-up. Klopp tak mau itu terjadi kembali di musim ini 2018/2019. Crew beritagoalindonesia kali ini merangkum berita terkini Jurgen Klopp Katakan Tidak Untuk Jadi Yang Kedua. Berita hari ini yang pastinya terbaru dan terhangat, kami persembahkan untuk sahabat sejati pecinta sepakbola.

Dengan mengumpulkan semua berita Olahraga baik di kancah Dalam Negeri maupun International yang pastinya sudah di tunggu oleh para pembaca yang baik hati tentunya. Tim beritagoalindonesia menyajikan berita yang terpercaya, terkini dengan dikutip dari beberapa informasi Penyedia Jasa Goal Recommended pastinya.

Baca juga : Paco Alcacer Tunjukan Ketajamannya Bersama Dortmund

Berita Goal Indonesia Terkini – Jurgen Klopp Katakan Tidak Untuk Jadi Yang Kedua

Klopp telah merasakan tiga final yang telah dilaluinya tapi tak satu pun berhasil dimenangi. Posisi kedua didapat pada Piala Liga Inggris dan Liga Europa 2016, lalu Liga Champions 2018.

Liverpool menunjukan ambisi besar untuk juara musim 2018/2019. Mereka sudah belanja lebih dari 167 Juta pound sterling untuk menambah kekuatan skuatnya.

Hasilnya langsung bisa dilihat di awal musim. The Reds belum pernah menelan kekalahan dalam delapan pertandingan di Premier League. Mohamed Salah cs kini telah mengumpulkan 20 poin, sama dengan raihan Manchester City dan Chelsea di puncak klasemen.

Memenangi trofi bersama Liverpool musim ini, menjadi sebuah tanggung jawab bagi Klopp. Dia pun berniat buka puasa gelar bersama Liverpool.

Baca juga : Barca Masih Gagal Meraih Kemenangan Di La Liga

Liverpool sudah puasa gelar sejak 2012. Trofi terakhir yang mereka angkat adalah Piala Liga Inggris di bawah kepemimpinan Kenny Dalglish.

“Peringkat kedua itu tak berarti. Dalam olahraga, berada di urutan kedua pada olimpiade akan membuat Anda pulang dengan medali perak,” ujar nya.

“Dalam sepakbola, itu tidak berarti apa-apa. Dan itu juga tak berarti bagi saya. Saya ingin menjadi juara dan tahu itu menjadi sebuah tanggung jawab.”

“Saya mengerahkan segenap kemampuan. Pengetahuan, hasrat, hati, dan pengalaman. Saya benar-benar memberikan semuanya untuk klub 100 persen. Saya sama sekali tak menahan sesuatu.”

“Hal itu seharusnya berjalan, setidaknya pada satu titik. Namun sampai itu terjadi, kami harus menikmati apa yang dijalankan, ” ungkap mantan manajer Borussia Dortmund ini.

Jasa Bola Sportsbook WinningFT

Liga Inggris, Serba-Serbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *