Timnas Indonesia U23 Merasakan Guncangan Gempa Lombok

Berita Goal Indonesia -Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang lokasi Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Beberapa puluh orang wafat serta beberapa ratus yang lain alami luka karena peristiwa ini. Kerasnya guncangan gempa sampai merasa ke Pulau Bali seperti Denpasar, Gianjar, Karangasem sampai Buleleng. Timnas Indonesia U23 proyeksi Asian Games 2018 juga merasakan.

Seperti di beritakan, skuat Garuda Muda tengah melakukan pemusatan latihan di Pulau Dewata 24 Juli hingga 10 Agustus 2018. Hansamu Yama Pranata , kapten Timnas Indonesia U23 ¬†menceritakan kepanikan tim saat peristiwa terjadi. “kami sedang melakukan rapat analisa video dan semua langsung panik”. Pemain, pelatih, serta yang berada di situ secara langsung keluar semua. Sekitar 10 sampai 15 menit diluar (hotel) kalaupun tidak salah. Cemas semua, ditambah lagi ada berita potensi tsunami,” kata Hansamu, Senin (6/8/2018).

Menurut Hansamu, Beto Goncalves lah yang paling panik. Striker naturalisasi sudah tertidur. “Beto itu yang susah tidur. Saya sih nyenyak. Hari ini kami libur. Tapi semua tidak ada apa-apa, tim aman semua. Dia (Beto) bilang susah tidur, mungkin khawatir. Insya Allah tanggal 10 semua balik ke Jakarta,” tambahnya.

Efek Gempa Membuat Beto Goncalves, Pemain Timnas Indonesia U23, Sulit Untuk Tidur

Striker naturalisasi itu lalu bercerita begitu dianya jadi susah pejamkan mata, lebih karena ada gempa susulan. Saat terbangun pada pagi hari, Beto juga cepat-cepat tinggalkan kamar hotelnya.

Beto Goncalves, Pemain Timnas Indonesia U23

“Jam 12 (malam) goyang lagi dan sempat takut masuk kamar. Saya baru bisa tidur sekitar jam setengah dua (waktu setempat),” katanya.

“Pagi-pagi pas bangun langsung keluar kamar karena sudah takut. Penghuni hotel saya lihat juga banyak di luar. Mungkin mereka juga takut karena banyak orang asing sepertinya,” imbuh Beto.

Pemain 37 tahun ini mengaku sudah menghubungi keluarga untuk mengabarkan kalau dirinya baik-baik saja. Saat ini dirinya serta pemain lainnya (U23) berusaha untuk rileks sejenak untuk melupakan gempa yang terjadi.

“Ada hubungi mama. Mereka juga takut, saya yang telpon keluarga,” ujar Beto.

“Sekarang kami (tim) semua lagi jalan-jalan. Masih ada was-was, sih, tapi coba santai saja. Namanya hidup. Kami mau ke pantai karena di situ, kan, yang paling enak,” tuturnya.

Liga, Liga Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *