Penutupan Asian Games 2018, Prestasi Sejarah Dicetak Tuan Rumah Indonesia

Ceremony penutupan Asian Games 2018 sudah selesai menggema tadi malam. Dengan Prestasi yang di ukir kali ini di Asian Games 2018, Indonesia berhasil mengukuhkan sejarah bagi negeri tercinta.

Berita Goal Indonesia – Ceremony penutupan Asian Games 2018, Indonesia mencatatkan prestasi terbaiknya kali ini yang bertepatan dengan dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Pada awal dimulainya pertandingan di berbagai cabang hingga kini sudah selesainya pertandingan, Indonesia berhasil membuat sejarah dalam perolehan medali yang didapatkan.

Crew beritagoalindonesia kali ini merangkum berita terkini ‘Asian Games 2018, Prestasi Sejarah Dicetak Tuan Rumah Indonesia‘. Berita hari ini yang pastinya terbaru dan terhangat, kami persembahkan untuk sahabat sejati pecinta sepakbola.

Dengan mengumpulkan semua berita Olahraga baik di kancah Dalam Negeri maupun International yang pastinya sudah di tunggu oleh para pembaca yang baik hati tentunya. Tim beritagoalindonesia menyajikan berita yang terpercaya, terkini dengan dikutip dari beberapa informasi Penyedia Jasa Goal Recommended pastinya.

Berita Goal Indonesia Terkini – Penutupan Asian Games 2018 Yang Bernuansa Santai, Jakabaring, Palembang

Closing penutupan asian games 2018 dilaksanakan di dua tempat yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Jakabaring di Palembang. Di Jakabaring, sekitar lima ribu orang datang menyaksikan memen bersejarah ini.

“Sangat puas. Saya sangat bangga karena adanya acara penutupan Asian Games di Jakabaring malam ini ya. Suasana di sini terasa begitu bersahabat,” kata Willdanu, salah seorang penonton saat berbincang dengan tim beritagoalindonesia.com

Pria yang lebih akrab disapa Wildan itu datang jauh-jauh dari Sumatra Barat. Dia bersama keempat temannya sudah tiba di Palembang sejak dua hari lalu dan menyaksikan lomba Triathlon.

Baca juga : Liga Inggris 2018/2019 : Burnley vs Manchester United

Tak ingin membuang kesempatan dan waktu, dia lanjut menonton penutupan Asian Games di Jakabaring dan berencana kembali ke Sumbar pada Senin (3/9).

“Dari pagi sudah di sini, karena katanya kalau masuk harus pakai undangan, ya kami dari pagi disini. Nggak ada keluar,” kata Wildan sambil tertawa.

Kemeriahan penutupan Asian Games di pelataran Jakabaring Sport City malam ini tidak kalah dengan Jakarta. Ribuan penonton tumpah ruah menyaksikan penampilan artis dan band papan atas.

Asisten Deputi Promosi dan Industri Olahraga Kemenpora Sandi Suwardi Hasan mengatakan gelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang merupakan pencapaian yang luar biasa. Antusiasme warga bisa dilihat dari pembukaan hingga penutupan.

Di Jakabaring, kendati konsepnya lebih santai ketimbang di Jakarta dan cenderung bernuansa party, tak menyurutkan animo masyarakat.

“Ini pencapaian fantastis. Konsep party malam ini merupakan bagian dari kami panitia. Maunya sih ya di dalam stadion, tapi pasti biayanya lebih mahal, dengan begini saja ternyata antusias warga di Palembang cukup tinggi,” kata Hasan.

“Cukup di luar aja dengan konsep santai, party dan bisa kita lihat ada sekitar lima ribu masyarakat yang hadir malam ini. Ini dari awal memang begini, tidak ada kursi dan tidak ada tribun, beda dengan di Jakarta,” sambung Hasan.

Baca juga : Liverpool Sedang dalam Performa Terbaik di Musim 2018/2019

Berita Goal Indonesia Terkini – Penutupan Asian Games 2018 Yang Bermandikan Cahaya, GBK Jakarta

Berbeda dengan jakabaring, penutupan Asian Games 2018 di Stadion GBK lebih menampilkan tema bermandikan cahaya yang disuguhkan tampil warna-warni.

Suguhan tampilan yang sangat luar biasa ini membuat suasana di GBK menjadi dramatis dan indah.

Dengan tampilan cahaya yang warna-warni ini, para penonton di tribun juga ikut serta memeriahkannya dengan menyalakan flash di gadget mereka.

Tidak hanya bermandikan cahaya yang menemani di malam penutupan tersebut, tak kalah seru juga dengan suguhan kembang api yang ikut menemani.

Banyak penonton yang ikut bangga dan benar-benar malam yang bersejarah di Indonesia, dengan riuhnya tepuk tangan penonton menggema di dalam Stadion GBK.

Baca juga : Penghargaan UEFA 2017/18 : Real Madrid, Ronaldo, Modric, Ramos, Navas

Berita Goal Indonesia terkini – Prestasi Yang Dicetak Tuan Rumah Indonesia

Edisi ke-18 Asian Games berlangsung di Jakarta-Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018. Kontingen China keluar sebagai juara umum Asian Games kali ini, dengan catatan 289 medali yang didapat. Rinciannya, mereka membukukan 132 emas. 92 perak, dan 65 perunggu.

Bagi Indonesia, prestasi di edisi kali ini merupakan yang terbaik di sepanjang keikutsertaan di Asian Games. Kontigen Merah-Putih mampu finis di posisi keempat dengan raihan 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Secara keseluruhan ada 98 medali yang didapat.

 

penutupan asian games 2018

 

Emas pertama didapat dari cabang taekwondo kelas poomsae putri. Defia Rosmaniar yang menyumbangkannya. Sedangkan emas ke-31 didapat dari cabang olahraga sepaktakraw, nomor quadrant putra. Pencak silat menjadi cabor paling banyak menyumbangan emas, ada 14 emas yang direbut.

Prestasi ini merupakan lonjakan besar dibanding Asian Games empat tahun silam. Indonesia cuma finis di posisi ke-17 klasemen medali, dengan raihan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu saat berlaga di Incheon.

Pencapaian terburuk Indonesia di Asian Games terjadi di tahun 1954, saat berlaga di Manila. Indonesia cuma membawa tiga medali, semuanya perunggu.

Saat menjadi tuan rumah pertama di tahun 1962, Indonesia bisa finis di posisi kedua. Raihannya adalah 21 emas, 26 perak, dan 30 perunggu.

Dengan raihan total 98 medali tahun ini, Indonesia sudah membukukan prestasi terbaik di sepanjang sejarah Asian Games.

 “Penyedia Jasa Goal Recommended”

Asian Games 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *